Tampilkan postingan dengan label muslim. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label muslim. Tampilkan semua postingan

Jumat, 30 Mei 2014

Memilih Buku Bergizi untuk Anak

Anak-anak kita yang masih lucu-lucu, perlu kita lindungi kesehatan pikiran dan mentalnya dengan memberi bacaan bergizi

oleh Mohammad Fauzil Adhim 

 Aku Bisa Pakai Kaos Kaki Sendiri. Begitu judul salah satu buku kesukaan anak saya -yang sekarang sudah tidak berbentuk lagi. Buku itu saya beli sewaktu jalan-jalan dengan anak saya yang ketiga, Muhammad Hibatillah Hasanin. Di rumah, kami memang biasa menjadikan toko buku sebagai tempat jalan-jalan, tujuan rekreasi, dan sekaligus sebagai hadiah terindah bagi anak-anak. Meskipun kadang saya harus belajar menahan diri untuk tidak membeli setiap buku yang menarik, tetapi toko buku tetap menjadi tempat rekreasi terindah.

Kalau ada buku bagus seperti itu, biasanya mereka minta ibunya membacakan. Kadang lampu sudah dimatikan pun mereka masih bersemangat minta dibacakan buku. Sekarang yang lagi semangat-semangatnya membaca adalah Muhammad Nashiruddin An-Nadwi, anak keempat kami yang usianya dua tahun satu bulan. Kadang-kadang bingung juga menghadapinya. Mata sudah mengantuk, lampu sudah dimatikan, tetapi Owi -begitu kami biasa memanggil-masih saja minta dibacakan buku. Apalagi kalau kakaknya turut serta minta dibacakan. Untunglah si sulung, Fathimah, sudah bisa mengajari adik-adiknya sekarang. Sering kalau ada buku bagus, Fathimah yang membacakan buku untuk adik-adiknya. Atau kadang Fathimah membaca buku untuk dirinya sendiri, kemudian adiknya datang ikut nimbrung mendengarkan.


foto : koleksi www.zakiyahbookstore.blogspot.com

Alhamdulillah, Fathimah sudah lancar membaca semenjak ia masih belajar di Taman Kanak-kanak. Tepatnya di TKIT Salman Al-Farisi Warungboto, Yogyakarta. Sekarang usianya tepat enam tahun, duduk di kelas satu SDIT Salman Al-Farisi Klebengan, Yogyakarta. Banyak buku yang ia sukai. Salah satunya adalah seri Ensiklopedi Bocah Muslim. Buku ini merupakan salah satu favorit anak-anak. Saking favoritnya, seri 15 Ensiklopedi Bocah Muslim sudah rusak. Padahal kami beli belum terlalu lama. Owi rupanya memanfaatkan ensiklopedi ini sebagai buku mewarnai. Sementara ia biasa menggoreskan crayon dengan kekuatan penuh.

Ada cerita tersendiri tentang Ensiklopedi Bocah Muslim ini. Sebelum beredar, saya sudah mendengar kabar dari Mas Ali Muakhir -editor di penerbit DAR! Mizan yang menerbitkan ensiklopedi tersebut. Waktu itu saya sedang berada di Bandung. Begitu pulang ke Yogya, saya ceritakan kabar dari Mas Ali ini kepada istri saya maupun kepada Fathimah dan adik-adiknya. Antusias sekali mereka. Apalagi ketika saya mendapat undangan peluncuran buku ini di Jakarta. Meskipun saya tidak bisa hadir, tetapi gambar di kartu undangan telah merangsang rasa ingin tahu mereka.

Bulan Maret 2004, ada Islamic Book Fair di Yogyakarta. Salah satu stand menjual ensiklopedi tersebut. Segera saja kami berunding. Fathimah punya celengan uang receh di rumah. Adik-adiknya punya celengan juga. Mereka berunding dan sepakat memecah semua celengan mereka. Terkumpullah uang yang membuat mata mereka berbinar-binar. “Wow, Pak. Banyak sekali!” kata Husain, anak saya yang kedua. Tapi uang sejumlah itu tetap masih kurang. Oh, ada tabungan Fathimah di sekolah. Kalau diambil mungkin mencukupi.

Esoknya tabungan itu diambil dan ternyata masih belum cukup. Lalu Fathimah berkata, “Ibu, bagaimana? Aku kepingin beli ensiklopedi.” Lalu Fathimah dan ibunya berbicara dengan saya, minta supaya ditambah dengan uang saya. Alhamdulillah, ada rezeki. Bisa buat menutupi kekurangan. Ensiklopedi pun kami beli saat itu (Fathim, alhamdulillah ya, Nak. Kita punya sesuatu yang lebih baik daripada TV. Ensiklopedi harganya lebih mahal lho daripada TV).

Kembali ke soal buku Aku Bisa Pakai Kaos Kaki Sendiri. Hasanin segera saja memperoleh kegembiraan tersendiri ketika buku itu dibacakan ibunya. Saudara-saudaranya ikut serta. Mereka berkumpul melingkar, mengitari kaki ibunya. Mereka terpingkal-pingkal mendengar cerita tentang kaos kaki yang dipakai terbalik. Mereka bergembira. Dan yang lebih menggembirakan saya, Husain dan Hasanin bersemangat pakai kaos kaki sendiri. Tapi di rumah, anak laki-laki tidak biasa pakai kaos kaki-sebagaimana saya sendiri tidak biasa memakainya. Mereka kemudian belajar pakai celana sendiri dan baju sendiri-ketika itu usia Hasanin belum mencapai tiga tahun. Dan uff… jatuh. Dua kaki masuk satu lubang. Tentu saja sulit bergerak. Dan karena tidak seimbang, segera saja Hasanin terjatuh. Dan lihat apa yang terjadi dengan kakaknya? Rupanya Husain juga demikian. Jadilah mereka saling tertawa.

O ya, masih ada buku lain yang kami beli pada kesempatan berikutnya. Aku Berani Minum Obat. Buku tipis ini memberi manfaat yang besar. Saya tidak tahu pasti apakah anak saya terpengaruh oleh buku ini atau terpengaruh oleh cara ibunya meminumkan obat yang cerdas dan menarik. Yang jelas kami syukuri, Owi sangat mudah diminumi obat. Sejak usianya belum satu setengah tahun, ia begitu mudah menerima obat yang disodorkan kepadanya. Kalau pahit? Ia akan segera meminta segelas teh.

Banyak pengalaman menarik dari kegiatan sehari-hari bergaul dengan buku. Membaca buku Aku Sayang Adik (DAR! Mizan), Fathimah menjadi lebih sayang dengan adik-adiknya. Fathimah suka menggendong adiknya, mengajaknya bermain, dan mendiamkannya apabila menangis.

Ada buku-buku lain yang mengesankan. Tetapi pada kesempatan kali ini, biarlah saya mencukupkan cerita saya sampai di sini. Ada yang lebih penting untuk saya sampaikan. Mengingat begitu kuatnya pengaruh buku -lebih-lebih pada masa kanak-kanak-maka penting sekali kita perhatikan nilai gizi buku untuk anak-anak kita. Ibarat makanan, kandungan gizi buku sangat mempengaruhi cara berpikir, bersikap, dan bertindak anak. Inilah yang sangat perlu kita perhatikan mengingat usia mereka merupakan masa paling strategis untuk membangun fondasi kepribadian, termasuk di dalamnya fondasi paradigma berpikir, bersikap, dan bertindak. Pada masa-masa ini pula kepekaan emosi anak sangat efektif untuk diasah atau justru ditumpulkan.

Kalau David Shenk menggambarkan sebagian besar informasi yang beredar di era informasi sekarang ini sebagai kotoran dan buangan, seperti tercermin dalam judul bukunya Data Smog (Kotoran Data); dan kotoran itu menyebabkan kita mengalami brain meltdown (penurunan kemampuan otak), maka bagaimana lagi jika anak-anak yang-ibarat komputer-operating systemnya belum terbangun kokoh? 

Sama seperti bayi yang perlu dilindungi dengan memberi makanan terbaik berupa ASI, anak-anak kita yang masih lucu-lucunya itu juga perlu kita lindungi kesehatan pikiran dan mentalnya dengan hanya memberi bacaan-bacaan bergizi. Melalui bacaan-bacaan bergizi tersebut, mereka akan memiliki kekuatan yang kokoh, imunitas yang tangguh, dan rangsangan berpikir maupun mental yang kaya.

Buku bergizi berbeda dengan buku yang menarik. Sekadar menarik saja tidak cukup sebagai alasan untuk memilih buat anak kita. Tetapi buku bergizi yang tidak menarik, sulit membuat anak bergairah membacanya, kecuali kalau orangtua menunjukkan antusiasmenya yang besar atau anak memang sudah gila membaca. Pada sebagian buku yang benar-benar bergizi, baik tulisan maupun ilustrasi, benar-benar merangsang pikiran, perasaan, dan imajinasi anak.

Menimbang Gizi Buku Anak

Bincang soal buku bergizi, apa saja sih yang menentukan gizi sebuah buku wa bil khusus buku anak-anak? Beberapa catatan berikut, mudah-mudahan bermanfaat.

Kita bicara secara ringkas saja tentang gizi buku buat anak-anak kita.  

Pertama, kita perhatikan kesesuaian buku dengan anak. Sue Bredekamp sangat menekankan aspek kesesuaian ini untuk memperoleh keberhasilan yang maksimal. Anak benar-benar menyerap manfaat yang besar tanpa harus merasa terbebani. Kesesuaian (appropriateness) itu mencakup kesesuaian usia dan kesesuaian individual.

Saya tidak hendak mendiskusikan terlalu jauh tentang kesesuaian individual ini. Saya hanya ingin menekankan bahwa setiap buku anak, seharusnya sesuai dengan tahap perkembangan di usia yang menjadi bidikan buku tersebut. Tampaknya, masih banyak penerbit yang belum mampu membidik umur sasaran dengan baik. Bayangkan, ada buku anak yang ditujukan untuk anak TK hingga SD kelas enam. Ini luar biasa (luar biasa mengherankan!). Padahal karakteristik perkembangan di rentang usia itu sangat beragam dan benar-benar berbeda.

Kedua, daya rangsang buku untuk memantik gagasan-gagasan segar pada anak, baik yang secara langsung ditulis atau pun tidak. Sering saya jumpai buku-buku anak yang pesan permukaannya (surface message) bagus, tetapi di dalamnya (inner message) buruk. Sekilas isinya bergizi, tetapi tanpa disadari -kadang penulisnya pun tak sadar memantik gagasan buruk pada anak (inspiring bad).

Ketiga, kekuatan gagasan dan alur cerita. Ilustrasi yang bagus akan sangat menunjang kuatnya alur yang diciptakan penulisnya. Gagasan yang kuat dan memiliki pijakan yang mampu membangun visi anak, akan lebih bertenaga apabila disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan hidup. Kekuatan bahasa inilah pertimbangan keempat dalam menakar gizi buku anak. [www.hidayatullah.com]

Jumat, 16 Mei 2014

EBM - fakta menarik dari kupu-kupu



"............Tahukah adik-adik proses terbentuknya kupu-kupu ?? Ternyataa seekor kupu-kupu awalnya adalah seekor ulat lhoo. Waahh ko bisa yaa ?? Iyaa bisa dong ulat menjadi kupu-kupu. Ini namanya proses Metamorfosis.

Daan ternyata ulat ini bisa memakan dedaunan hingga 86,000 kali lipat dari besar tubuhnya. Jangan heran kalau pak Tani sering sebal dan kesal pada ulat karena mereka sering merusak tanaman pak Tani.

Ulat akan berubah menjadi kepompong. Selama bertahun-tahun, dia berpuasa, akhirnya dia menyesali perbuatannya dan berjanji tidak akan rakus lagi seperti waktu menjadi ulat......"

Masih banyak cerita seru lainnya lhoo tentang Burung dan Serangga. Marii adik-adik, ikuti cerita lainnya di dalam sepaket buku ENSIKLOPEDI BOCAH MUSLIM. Satu paket EBM ini terdiri dari 15 jilid, antara lain Islam agamaku, Tubuhku, Indonesiaku, Masyarakat & Bangsa, Tokoh Idolaku, Sejarah, Seni, Mamalia, Burung & Serangga, Reftil & Ampibi, Tumbuhan, Bumi kita, Alam semesta, Sains, Teknologi.

Kisah-kisah memukau dalam EBM ini akan membantu meningkatkan kecerdasan intrapersonal dan interpersonal karena lebih dari 8000 ilustrasi yang terdiri dari foto, gambar, realis, kartun, dan vignet membantu mengasah kecerdasan visual/spasial anak serta elemen-elemen lain yang membantu mengembangkan 9 jenis kecerdasan anak.

Waahhh, sudah lengkap dan bukunya manfaat sekali.
<3

Selasa, 13 Mei 2014

Ensiklopedi Bocah Muslim

Ensiklopedi Bocah Muslim
#bestseller

15 Jilid buku 44-56 Halaman per Jilid.
Sampul : Hardcover.
Kertas Isi Matpaper 120 gr.
Editor Ahli : KH. Miftah Faridl, DR. Moedji Raharto, DR. Taufikurrahman,
Museum Geologi, Yasraf Amir Piliang.
Editor Kepala : Irfan AmaLee
link video EBM : http://youtu.be/WA5q9fpGJls

dikirim dari : Surabaya, Yogyakarta, Jakarta, Bandung

Pengetahuan yang luas tentang segala aspek dalam kehidupan, dapat ditemukan dalam buku Ensiklopedi Bocah Muslim (EBM) meliputi kecerdasan IQ, EQ, SQ

Dalam buku ini, di kupas mengenai ilmu pengetahuan yang menyelu
ruh. mulai dari dari pengetahuan tentang hewan, tumbuhan, alam semesta, bumi, sains, alam semesta, teknologi, sejarah, tokoh, masyarakat dunia, masyarakat indonesia, tubuh kita, seni. . .

Dengan memiliki buku ini, insya allah anak-anak akan memiliki pengetahuan yang luas. . buku ini di desain dengan ilustrasi yang menarik sehingga memudahkan anak-anak untuk memahami materi. Belajar itu lebih baik menggunakan visualisasi sehingga lebih menerap ke dalam pikiran dan tidak mudah lupa. karena visualisasi akan diserap oleh otak kanan. . .


Bahasa yang digunakan pun ringan, renyah, dan mudah dipahami oleh anak-anak. Meski dengan bahasa yang ringan. Namun, mewakili makna dari suatu ilmu pengetahuan. EBM mendorong anak untuk melihat sesuatu dengan cara yang berbeda. Hanya dengan cara pandang yang berbeda.

Contoh:


Katak belajar dari pengalaman (seri Amfibi)

Kwok! Kwok! Kwuk!kwok! byuurrr…. wah, ramai sekali. Bunyi apakah itu? Oh, ternyata bunyi si katak. Selain pandai bernyanyi, mereka juga dapat belajar dari pengalaman, lho! Kita selidiki mereka, yuk!

(contoh kutipan cerita dalam buku EBM seri amfibi) bahasanya cukup mempersuasi anak-anak karena di paparkan dengan cerita yang menggugah anak untuk hanyut dalam kisah si katak….

Belajar dari pengalaman

Peneliti bernama Licoln dan Jane Brower pernah membuktikan bahwa katak dapat belajar dari pengalaman, seperti cerita dibwah ini.

1. Seekor capung di goyang-goyangkan di hadapan si katak. HAP! (si katak mencaplok)

2. Seekor lebah di tawarkan kepada si katak. HAP! Si katak langsung mencaploknya. Tetapi, AWWW! Si katak merasa ada yang menyengat mulutnya. (Dia langsung memuntahkan lebah itu)

3. Ketika si katak di beri lebah lagi, si katak (tidak mau memakannya)


Dari penggalan cerita diatas, tentu kita dapat mengambil hikmah dari kejadian yang dialami si katak. Si katak bisa membedakan, mana capung, dan mana lebah dengan diberi stimulus (rangsangan) terhadap katak itu. Ketika di beri capung si katak melahapnya, namun ketika diberi lebah si katak memuntahkannya. Dan ketika diberi stimulus yang ketiga kalinya, si katak mulai memperhatikan. Dan ketika stimulus yang ketiga ini lebah, si katak tidak mau memakannya karena si katak tahu bahwa lebah akan menyengatnya. . .

Subhanallah yah makna dan hikmah yang tersirat dari cerita tersebut. Simpel tapi anak akan menangkap sinyak positif dari cerita tersebut. Itu bila dilihat dari segi bahasa. . .

Yuk kita lihat dari kutipan ayat al Quran. Anak juga bisa belajar bahasa arab karena dalam kisah katak ini ada kosakata bahasa arab “dhofdatun” artinya katak…

Kosakata :
metamorfosis: perubahan bentuk dan cara hidup secara bertahap

(dalam setiap halaman selalu dilengkapi dengan kosakata, wah.. enak donk.. anak jadi bisa tahu tentang kosakata baru. . 1 cerita 1 kosakata, semakin banyak cerita. . kosakata pun semakin banyak.. wwwaaahhh… semakin dahsyat kecerdasan linguistik anak ^_^)

Membuat katak kertas, yuk!

Belajar sambil bermain. . melipat kertas sampai membentuk katak. Wah.. anak-anak pasti seru diajak bermain melipat kertas. . bisa menggunakan kertas origami yang berwarna-warni semakin membuat anak tertarik. . . Yuk, latih anak sampai bisa membuat katak dari lipatan kertas karena akan membantu melatih kecerdasan kinestetik (fisik) anak.

Menarik kan. . ?? Yuk ayah bunda, jangan ragu membelikan buku ensiklopedi bocah muslim buat anak. Tidak akan rugi. . . Karena pengetahuan anak akan menjadikan bekal kelak dikehidupannya. . Siapa sih orang tua yang tidak bangga, bila anaknya berprestasi di sekolah atau dalam lingkungan dimana dia bersosialisasi?


Mengapa Ensiklopedi Bocah Muslim Penting untuk Anak Anda?


* Tema yang luas mencakup Al-Islam, manusia, kehidupan masyarakat, sejarah, seni, dunia binatang dan ekosistem, geografi, geologi, astronomi, sains, dan teknologi. Bahasa bertutur yang mudah dipahami dan tetap ilmiah.
* Dilengkapi kutipan Ayat Al-Qur’an, Hadits Nabi, Kata Mutiara dan Do’a.

* Kotak Aktivitas membantu anak lebih memahami materi yang disajikan. Berbagai jenis aktivitas sangat membantu melatih kecerdasan kinestetik (fisik) anak.

* Kosakata menyajikan kamus mini tiga bahasa serta memperkenalkan istilah-istilah agama dan istilah teknis berbagai disiplin ilmu. Rubrik ini sangat membantu perkembangan kecerdasan linguistik anak.

* Fasilitas Lacak atau indeks terusan membantu anak menghubungkan satu tema dengan tema yang lain. Rubrik ini melatih anak untuk mengelompokkan, membedakan, menghubungkan, dan berbagai kecakapan logis matematis lainnya.

* Kisah-kisah memukau membantu menguatkan kesan anak terhadap materi yang disajikan. Kisah-kisah yang sarat pesan moral membantu meningkatkan kecerdasan intrapersonal dan interpersonal.

* Data-data teknis yang lebih detil disajikan dalam Catatan Kecilku.

* Informasi tambahan dan tips keayahbuandaan disajikan dalam rubrik khusus Untuk Ayah dan Ibuku.

* Lebih dari 8.000 ilustrasi yang terdiri dari foto, gambar realis, kartun, dan vignet membantu mengasah kecerdasan visual/spasial anak. serta elemen-elemen lain yang membantu mengembangkan 9 jenis kecerdasan anak Anda.

Daftar Isi dan Arahan Materi :
 

1. ISLAM AGAMAKU. Memberikan pemahaman tentang Islam, sehingga anak menjadi yakin bahwa Islam layak dan wajib menjadi tuntunan hidupnya.
2. TUBUHKU. Anak mampu mengenali dirinya, baik dari segi fisik, mekanisme kerja tubuh, kejiwaan dan tujuan penciptaannya.
3. INDONESIAKU. Anak mengenal lingkungan negeri tempat tinggalnya.
4. MASYARAKAT & BANGSA. Anak mampu mengenal dan memahami keragaman masyarakat dan bangsa yang ada di dunia.
5. TOKOH IDOLAKU. Anak mampu mengenal tokoh-tokoh muslim yang punya andil besar dalam sejarah peradaban umat manusia, dan agar tumbuh semangat melanjutkan perjuangan mereka.
6. SEJARAH. Anak dapat mengambil pelajaran dari masa lalu.
7. SENI. Mengenalkan pada anak tentang dunia seni.
8. DUNIA BINATANG & MAMALIA. Anak dapat mengenal pengklasifikasian binatang, mengambil pelajaran dari kehidupan mereka, dan menumbuhkan sikap proporsional dalam memperlakukan binatang.
9. BURUNG & SERANGGA. Anak dapat mengenal pengklasifikasian binatang, mengambil pelajaran dari kehidupan mereka, dan menumbuhkan sikap proporsional dalam memperlakukan binatang.
10. IKAN, REFTIL & AMPHIBI. Anak dapat mengenal pengklasifikasian binatang, mengambil pelajaran dari kehidupan mereka, dan menumbuhkan sikap proporsional dalam memperlakukan binatang.
11. TUMBUHAN. Anak memahami fungsi tumbuhan dalam kehidupannya.
12. BUMI KITA. Anak memahami bahwa kehidupan di dunia ini sangat tergantung pada sejauh mana manusia mampu merawat bumi.
13. ALAM SEMESTA. Anak memahami bahwa dia hidup pada suatu alam yang maha luas, sehingga tidak merasa besar dan sombong.
14. SAINS. Anak memahami keteraturan hukum alam sebagai sunatullah dan kemahakuasaan Allah.
15. TEKNOLOGI. Anak memahami cara kerja suatu alat.

Keterangan :

Alur tema dari jilid 1 sampai 15 : alur dari mikrokosmos (diri manusia) menuju makrokosmos (sesuatu di luar manusia) dan diakhiri oleh teknologi sebagai alat bantu kehidupan manusia, dirancang demikian karena Islam memberi penekanan bahwa penemuan diri identik dengan penemuan kebenaran (Allah)
Inilah yang menjadikan Ensiklopedi Bocah Muslim berbeda dengan ensiklopedi “barat”, yang menempatkan keajaiban alam dan kekuatan teknologi sebagai sesuatu yang istimewa dan menempatkan tema kemanusiaan dan kemasyarakatan pada posisi sub ordinat



MANFAAT KESELURUHAN ENSIKLOPEDI BOCAH MUSLIM :

# Membantu anak memahami konsep dasar Islam dalam memandang berbagai aspek kehidupan
# Merangsang rasa ingin tahu (kuriositas) dan suka membaca
# Mengembangkan kemampuan anak dalam memahami nilai, norma dan tindakan-tindakan serta dampak-dampaknya
# Membangun pengetahuan dasar yang kuat pada diri anak sehingga anak menjadi siap dan unggul
# Membantu anak mengembangkan potensi berpikir yang integral (menyangkut sembilan kecerdasan)

Materi disampaikan melalui kerangka tauhid (memandang sains dan agama bukan sesuatu yang terpisah). Dirancang khusus untuk mengembangkan IQ, EQ dan SQ.

"Melalui ensiklopedi ini, Anda akan melihat lebih dekat keagungan dan keindahan Allah SWT." (Harun Yahya, cendekiawan muslim dari Turki)"

"Buku ini merupakan terobosan penting untuk meningkatkan wawasan anak-anak Muslim, orang tua, dan pendidik di bidang ilmu pengetahuan umum serta agama secara terpadu. Bahasanya mendorong anak-anak bersikap kritis, kreatif, inovatif. Pembaca juga diajak belajar dengan cepat, terarah, dan tidak membosankan." (KH. Dr. Miftah Faridl)

Ensiklopedi Bocah Muslim adalah buku referensial anak muslim Indonesia yang pertama.

Menyajikan dasar-dasar pengetahuan yang paling dibutuhkan anak pada awal masa perkenalannya dengan dunia ilmu pengetahuan (Islam agamaku, Tubuhku, Indonesiaku, Masyarakat & Bangsa, Tokoh Idolaku, Sejarah, Seni, Mamalia, Burung & Serangga, Reftil & Ampibi, Tumbuhan, Bumi kita, Alam semesta, Sains, Teknologi).

Elemen-elemennya dirancang untuk mengembangkan 9 kecerdasan anak (Kinestetik, Linguistik, Matematis logis, Spasial, Visual, Interpersonal, Intrapersonal, Natural, Musikal).

Pembelian bisa dengan cara Cash, Kredit ( utk wil. Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya), atau Arisan.
informasi dan pembelian :

NUNIN:
telp/sms: 0857 9098 5223 (wa)
/ 0812 6100 4705

email : arrifa05@yahoo.co.id